Istilah speech delay sebenarnya sudah lama. Namun, saya pribadi mengenalnya belum lama. Saya mengenalnya karena bertemu dengan dokter puskesmas. Dokter tersebut bercerita panjang mengenai speech delay lantaran anaknya juga mengalami penyakit tersebut.
Ketika saya tanya apa penyebabnya, dokter tersebut mengatakan karena terlalu banyak bermain HP android. Dokter tersebut akhirnya menyesal. Namun, apalah daya karena ibarat nasi sudah terlanjur menjadi bubur.
Saya mengamati bahwa penyakit ini semakin lama semakin banyak menjangkit anak kecil. Semakin tahun selalu saja bertambah jumlahnya. Ketika melihat lingkungan sekitar, maka rasanya tidak asing melihat anak kecil yang seharusnya mahir berbicara namun yang terjadi malah sebaliknya yaitu bicara sepatah atau dua patah kata.
Logika sederhananya, misalnya, banyak anak kecil yang dititipkan kepada simbahnya. Kedua orang tuanya sibuk bekerja. Agar anak tidak nangis, maka dibelikan HP android oleh orang tuanya. Kedua orang tuanya berharap agar anaknya diam dan mudah diatur tatkala diasuh oleh simbahnya.
Karena simbahnya sudah tua, maka jelas tidak mengerti akan HP. Mengerti saja tidak, maka apalagi kalau mengoperasikannya? Maka, karena tidak tahu, simbahnya bingung dan kurang mengerti terhadap cucunya.
Semakin lama anak akhirnya sulit berbicara. Mengapa? Terlalu fokus terhadap HP. Komunikasi searah inilah yang sesungguhnya sangat berbahaya. Bila terlalu lama dan berlangsung terus-menerus, maka sangat berpengaruh terhadap otak anak kecil.
Makanya jangan kaget kalau anak sekarang banyak yang mengidap penyakit itu. Zaman sudah semakin canggih, namun resikonya juga sangat besar. Mau tidak mau semua orang tua harus siap menerima resikonya.
Saya jadi teringat akan pesan kyai pesantren. Menurut beliau, akan datang di mana zaman itu akan kacau karena pengaruh HP. Setelah kejadian ini, judi online, togel online dan lain sejenisnya, saya akhirnya berpikir bahwa prediksinya ternyata tidak melenceng. Prediksi yang seperti ini ternyata sudah dikatakan jauh-jauh hari sebelumnya, walaupun tidak dijelaskan secara detail. Semoga bermanfaat.
Salatiga, 3 April 2025

Komentar
Posting Komentar