Langsung ke konten utama

Postingan

Antara Dukun dan Kyai

Postingan terbaru

Warga Kenteng Nduwe Gawe

Kemarin, tanggal 10 Agustus 2025, warga Kenteng "nduwe gawe". Dimulai dari bersih makam, bersih kali, kenduren, tari gambyong, hingga pementasan kesenian kuda lumping. Semuanya membuat kehidupan menjadi semakin indah karena ada tradisi merawat budaya.  Dimulai dari bersih kubur pukul setengah enam pagi. Warga masyarakat antusias mengikutinya. Dengan dipimpin oleh Pak Modin, warga masyarakat khusuk serta khidmat mengikutinya. Dengan kalimat tahlil itulah Pak Modin memulai memimpin kegiatan di makam.  Acara dilanjutkan dengan membersihkan kali atau sungai. Kali itu dibersihkan agar kelihatan bersih. Meski sungai itu mati karena musim panas, namun tetap masih dibersihkan. Hal itu telah menjadi budaya sejak dahulu kala. Setelah selesai masyarakat pulang ke rumahnya masing-masing.  Pukul sepuluh pagi warga satu kampung yang terdiri dari sembilan RT berkumpul. Mereka mengikuti acara kenduren serta menyaksikan pentas seni tari gambyong. Menariknya, pentas seni tari gambyong itu ...

Sumur Gambir

Sumur Gambir merupakan sumber mata air yang terletak di daerah Gambir Randuacir Argomulyo Salatiga. Sumur ini tidak pernah mengering sepanjang tahun. Kalau musim hujan airnya banyak. Sementara kalau musim panas seperti saat ini airnya agak menyusut.  Setiap tahun sumur ini selalu saja didatangi oleh pejabat pemerintahan; mulai dari walikota, anggota DPR, camat, lurah, RW, RT hingga tokoh masyarakat setempat. Di tempat ini pula juga diadakan tradisi nyadran bersama walau hanya dalam skala kecil. Tradisi ini sudah turun-temurun sejak dahulu.  Masyarakat setempat ada yang menyebutnya dengan istilah sumur wali. Sejarah tersebut masih menjadi perdebatan. Mungkin saja sumur itu dulunya dibangun oleh seorang wali tatkala menyebarkan agama Islam. Atas kuasa Tuhan, maka sumur Gambir itu terwujud dan sampai sekarang masih dimanfaatkan oleh sebagian orang.  Kadang ada orang yang bertapa di tempat itu. Dengan mengetuk pintu ketua RT, mereka datang dan izin akan bertapa di sumur itu. ...

PTDH Polri

Saya perhatikan sejak kasus Sambo bergulir maka banyak anggota Polri yang dipecat dengan tidak hormat. Siapa yang melanggar aturan polri yang terlalu kebablasan, maka akan dipecat langsung oleh atasannya, dalam hal ini adalah kapolres setempat.  Gambar di atas adalah bukti nyata sebuah Polres yang memecat anggotanya. Tampak bahwa anggota yang akan dipecat tidak hadir dan hanya dihadiri sebuah foto. Foto yang dibingkai tersebut kemudian diberi tanda silang warna merah, pertanda bahwa telah dikeluarkan dari korps Bhayangkara.  Sependek yang saya tahu, kasus oknum Polri tersebut pada intinya mengarah pada hal keamanan. Karena slogannya adalah mengamankan masyarakat, maka slogan ini kemudian digunakan oleh oknum yang kurang bertanggung jawab. Dan kisah yang seperti ini sebenarnya sudah lama terjadi.  Kita lihat kisah Sambo misalnya. Awalnya yang diungkap hanya kasus pembunuhan terhadap anak buahnya, Joshua Hutabarat. Setelah disidang oleh pengadilan, kasusnya akhirnya menyeb...

Ketidakdewasaan Ilmiah

Sungguh sangat ironi tatkala melihat berita mengenai seorang oknum profesor yang juga menjabat rektor USK yang mempolisikan seseorang gegara tulisan opini di media online. Opini tersebut dianggap menghina atau memojokkan rektor. Artinya, tidak semua profesor itu mempunyai kedewasaan pemikiran ilmiah.  Sebatas yang saya tahu, tulisan yang dimuat oleh media massa baik itu media cetak, elektronik maupun media online sudah melaui proses yang panjang. Di situ ada tim yang menyeleksi, mengedit dan memposting opini tersebut. Apabila tidak layak, maka opini tersebut gagal dipublikasikan.  Di situ tulisannya berhasil dipublikasikan. Artinya, tulisan opini yang telah ditulis oleh seseorang tersebut telah lolos dan masuk kriteria yang diatur oleh media massa. Sekali lagi, tatkala melihat berita ini saya menganggap bahwa tidak semua profesor itu mempunyai sikap yang dewasa dalam masalah karya ilmiah.  Sependek pengalaman yang saya tahu, setiap orang itu berhak mengkritik seseorang d...

Kepintaran dan Kebodohan Anak Sekarang

Banyak yang mengatakan bahwa murid sekarang itu pintar akan tetapi bodoh. Pintar akan hal masalah HP, dan bodoh dalam masalah pelajaran. Banyak ditemukan berita mengenai anak SMP kurang cakap membaca, berhitung dan lain sebagainya. Intinya, bahwa pendidikan sekarang itu boleh dikatakan gagal. Siapa yang harus bertanggung jawab atas semua ini?  Kemarin saya bertemu anak SMP. Dengan nada santai, anak itu saya ajak bercanda dan kemudian saya singgung masalah pelajaran di sekolah. Ketika saya tanya satu lusin itu berapa biji, ternyata ia tidak bisa menjawabnya. Ketika saya tanya satu kilogram berapa ons, ternyata juga tidak bisa menjawabnya.  Saya kemudian berpikir, dulu di SD itu diajarkan matematika atau tidak? Ketika ada ujian bisa mengerjakan atau tidak? Nilainya ujian itu asli atau murni hingga akhirnya bisa masuk SMP?  Memang, dunia pendidikan kita sedang tidak baik-baik saja. Sejak corona melanda, saya perhatikan mutu atau kualitas pendidikan kita menjadi semakin terpu...