Langsung ke konten utama

Gus Muwafiq dan Keharusan Berpuasa



Melihat youtube adalah salah satu kegiatan sampingan saya pribadi. Saya biasanya melihat youtube yang bernada positif. Selain itu, youtube yang saya lihat adalah channel resmi milik seseorang. Akun-akun yang palsu jarang saya lihat, karena untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan. 


Salah satu channel youtube yang kadang saya kunjungi adalah milik Kyai Ahmad Muwafiq. Beliau lebih dikenal dengan nama Gus Muwafiq. Gus yang senang memakai pakaian putih, kopyah hitam serta berambut gondrong ini memang unik. Bicaranya santai namun mengena ke dalam hati. Beliau juga lebih sering berbicara masalah sejarah, sehingga banyak juga umat non Islam yang senang atau bahkan mengunjungi videonya. 


Dalam video yang saya lihat itu, saya melihat dan mendengarkan perihal manfaat puasa. Menurut beliau, puasa adalah salah satu hal yang "wajib" dilakukan oleh seseorang. Semua agama diwajibkan untuk berpuasa, baik puasa yang sunnah maupun yang wajib itu sendiri. 


Dalam praktiknya di lapangan, puasa itu ternyata banyak yang mengabaikannya. Yang puasa wajib saja masih sangat banyak yang tidak melakukannya, maka apalagi dengan puasa sunnah? Menurutnya, puasa itu adalah laku tirakat yang tidak boleh diabaikan. 


Beliau bercerita, bahwa sampai saat ini beliau masih sering dan gemar melakukan puasa sunnah. Meski sering puasa, namun tubuhnya gemuk. Artinya, gemuk dan kurus bukan menjadi jaminan dalam hal masalah kekurangan makanan. Gemuk dan kurus ibarat memang perawakan manusia. 


Dalam ceramahnya itu, beliau mengatakan bahwa puasa itu sangat kompleks. Maksudnya, puasa itu bisa dijadikan kebaikan dan keburukan. Menurutnya, orang jaman dahulu itu (mungkin sampai sekarang) kalau mau laku jahat maka harus berpuasa terlebih dahulu. Ketika puasa itu digunakan untuk kebaikan, maka tentu lebih bagus. 


Orang mau dioperasi, maka dianjurkan berpuasa dahulu oleh dokter. Ketika tidak bisa berpuasa, maka minimal harus mengurangi makanan terlebih dahulu selama sehari. Harapannya agar makanan di dalam perut itu menjadi stabil dan sehat ketika dioperasi. 


Orang yang sedang menghafalkan al-Qur'an, maka biasanya diwajibkan sambil berpuasa. Berpuasa diyakini sebagai obat yang mujarab dalam menjernihkan pikiran. Dengan pikiran yang jernih itu, maka orang yang tengah menghafalkan al-Qur'an biasanya lebih mudah menangkap, memahami, serta lebih mudah untuk melafalkan atau mengucapkannya. Kitab yang tebal itu pun biasanya lebih mudah dikhatamkan. 


Terakhir, mengenai masalah Pak Soeharto. Menurutnya, orang tua Pak Harto merupakan orang tua yang tidak tahu menahu tentang ilmu agama. Namun, menurutnya, orang tuanya yakin akan adanya Tuhan. Orang tuanya yakin dengan Tuhan. Atas keyakinannya itu, orang tuanya puasa selama 8 (delapan) tahun yang dikhususkan untuk anaknya. 


Apa yang terjadi? Ternyata Pak Soeharto menjadi Presiden ke dua di Indonesia. Tidak hanya itu, Pak Soeharto juga menjadi presiden selama 32 tahun lamanya. Prestasi ini tidak mudah didapatkan oleh seseorang. 


Kiranya kita semua dapat memetik hikmah dari beliau. Bahwasanya puasa itu bukan ibadah yang sembarangan. Orang-orang sukses seperti beliau sendiri ternyata juga harus melalui laku tirakat yang tidak sederhana dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Orang mungkin memandang beliau sukses dan sering mengisi ceramah di berbagai tempat, namun dibalik semua itu ada proses terjal yang harus dilaluinya. Semoga bermanfaat. 


Salatiga, 16 Juli 2024 


Komentar

Artikel Populer

Internet dan Budaya Srawung

sumber gambar: hipwee.com Gambar di atas merupakan contoh bagaimana yang seharusnya kita lakukan saat ini. Selain degradasi moral yang semakin menurun, sikap individualisme di dalam masyarakat tampaknya juga sudah semakin meningkat. Kalau dulu sikap seperti itu banyak dilakukan oleh orang kota, saat ini orang desa sudah banyak yang terkontaminasi. Sehingga jangan kaget umpama melihat orang desa yang sudah mulai sedikit tidak memperhatikan tetangga sekitarnya.  Saya melihat gambar seperti di atas sudah sekitar tiga kali. Dan itu semua berada di wilayah Kabupaten Semarang. Pertama di daerah Kec. Banyubiru, Pabelan dan terakhir Tuntang. Oleh karena saya ketika pergi kadang tidak membawa HP, sehingga belum sempat memotret gambar tersebut. Tidak masalah, melalui dunia maya juga sudah cukup banyak gambarnya. Dan gambar di dalam tulisan ini merupakan salah satu contohnya.  Salah satu yang menjadi faktor penyebab meredupnya budaya srawung adalah dunia maya. Dunia may...

Komentar Ilmiah

Belum lama ini, blog pribadi saya dikunci oleh akun blogger . Saya pun tidak bisa membukanya. Saya kemudian membuka alamat email. Di dalam email tersebut saya mendapat email resmi dari blogger mengenai "kesalahan" dalam menggunakan blog. Tulisan saya dianggap terlalu membuat kontroversi.  Saya pun kemudian mengirimkan email kembali kepada blogger bagaimana cara agar blog saya bisa dibuka. Tidak lama kemudian blogger mengirimkan balasan email. Intinya, agar apa yang saya tulis tidak mengandung konten-konten yang sekiranya menimbulkan keresahan di dalam masyarakat.  Saya pun berterima kasih kepada blogger. Semua ada hikmahnya. Barangkali ini adalah teguran agar saya berhati-hati dalam menulis. Menulis tetap menulis, yang penting jangan terlalu membuat resah, kontroversial atau yang sekiranya membuat gaduh di dalam masyarakat.  Namun demikian, saya kadang bertanya-tanya di dalam hati. Dalam email tersebut ternyata ada seorang pembaca yang melaporkan kepada blogger mengenai t...

Saparan: Antara Orang Kaya dan Miskin

Beberapa waktu yang lalu, saya mengunjungi acara saparan di Desa Tajuk Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Pengunjungnya sangat banyak. Para pedagang juga banyak yang berlalu-lalang, ikut meramaikan acara tersebut sembari mencari uang.  Jika melihat acara saparan , paling tidak di sana terdapat beberapa kesenian daerah. Ada kuda lumping, karnaval desa, bersih desa dan lain sebagainya. Bila uangnya warga masyarakat memungkinkan, biasanya menyelenggarakan wayang kulit. Bila uangnya dalam jumlah sedikit, biasanya hanya menyelenggarakan kuda lumping atau reog lokal. Yang jelas, tradisi saparan harus tetap dijaga. Jika tidak dijaga, maka bisa jadi sejarah akan hilang. Sejarah hanya akan menjadi dongeng belaka. Sejarah akan menjadi hilang oleh karena tidak ada bekas atau tidak ada jejak fisiknya. Jika mencermati acara saparan , maka di sana antara orang miskin dan orang kaya tidak ada bedanya. Semuanya setara. Semuanya mengeluarkan makanan, yang kemudian dimakan oleh para...

Gila Disebabkan HP

sumber gambar: detiknews.com Melihat realitas zaman sekarang, yang namanya HP tentunya sudah menjadi kebutuhan. Siapa yang tidak mempunyai HP, kadang akan ketinggalan. Misalnya informasi sebuah RT, sudah cukup banyak yang menggunakan WA. Sehingga siapa yang tidak memilikinya maka akan  ketinggalan informasi.  Namun dari itu, penggunaan HP yang tidak digunakan sebagaimana mestinya tentu akan berakibat kurang baik. Yang dihati-hati saja kadang masih berakibat kurang baik, maka apalagi kalau kita tidak berhati-hati? Sadar atau tidak, bisa jadi HP adalah salah satu media yang digunakan oleh asing untuk menjajah bangsa ini.  Bila mencermati lingkungan, tampaknya anak kecil yang sering memukuli orang tuanya semakin hari semakin bertambah banyak. Hal yang seperti itu tampaknya sudah bukan merupakan hal yang tabu. Mengapa hal itu dapat terjadi? Salah satunya disebabkan karena HP android, utamanya yang berbasis  game   online .  Anak kecil zaman da...

Tradisi Mencari Batu di Sungai

sumber gambar : pixabay.com Dulu, sewaktu masih SD, saya sering diajak almarhum Bapak ke sungai. Sekembalinya dari sungai, saya disuruh membawa sebuah batu hitam yang kemudian dibawa ke rumah. Sedangkan Bapak, kadang membawa satu ember pasir, kadang pula membawa sebuah batu.  Kegiatan tersebut merupakan sesuatu yang lazim, yang biasa dilakukan oleh warga masyarakat. Oleh karena sudah lazim, maka menjalankannya terasa tidak begitu berat. Selain itu, antara tetangga yang satu dan lainnya pun tidak mempunyai rasa malu. Prinsip mereka hanya satu, yakni mencari pasir atau batu kali.  Saya sejak kecil sebenarnya sudah paham bahwa apa yang dilakukan oleh warga masyarakat sesungguhnya ingin membuat rumah yang terbuat dari semen dan batu kali. Maklum, ketika itu sebagian besar masyarakat masih menggunakan kayu sebagai bahan utama. Sementara untuk bagian lantai masih beralaskan tanah.  Dulu yang namanya rumah kayu merupakan hal yang biasa. Biaya pemb...