Dua masalah inilah yakni judi online dan pinjaman online (pinjol) yang kini menjadi penyakit di dalam masyarakat. Penyakit inilah yang tampaknya juga sangat sulit dihilangkan. Ketika ada orang tua maupun remaja memegang HP, belum tentu ia telpon atau WA seseorang, melainkan bermain judi online.
Memang sangat mudah. Ketika sudah dalam genggaman, maka apa yang kita inginkan akan sangat mudah kita dapatkan. Kita mau membeli makan misalnya, tidak usah pergi ke warung. Tinggal pencet HP, pilih apa yang diinginkan dan kemudian pesan lewat online. Dalam waktu sejenak apa yang kita pesan akan sampai di rumah.
Begitu juga judi. Kita tidak perlu pergi ke sebuah tempat perjudian. Tinggal buka HP, maka segala bentuk judi apa pun akan sangat mudah kita mainkan. Sayangnya, manusia harus siap menerima resikonya. Apabila kalah maka tidak boleh mengeluh.
Kata seorang teman, sebenarnya manusia kalau tidak punya urusan dengan dua hal di atas maka hidupnya akan tenang. Judi online dan pinjol telah meracuni warga masyarakat. Warga masyarakat dibuat seakan-akan enak namun sesungguhnya disiksa oleh sistem.
Bagaimana tidak? Kalau sudah judi biasanya akan ketagihan. Pula, judi online biasanya tersambung dengan ATM atau M-Banking. Apabila kita kalah, maka akan ludes beneran uang kita. Uang yang ada di dalam ATM pun bisa hilang karena judi.
Begitu juga dengan pinjol. Kita tidak usah pergi ke bank dan uang sudah datang dengan sendirinya. Tinggal memencet HP, maka uang sudah masuk ke rekening. Bagi orang yang awam mungkin akan sangat tertarik dengan ini. Bagi orang yang sudah berpengalaman, maka akan sangat benci dengan pinjol.
Pinjol mempunyai bunga yang sangat besar. Misalnya hutang sejuta, maka bunganya bisa sampai 50 persen. Ketika kita telat dalam membayar, maka bunganya akan terus naik. Dalam sebulan, misalnya, maka bunganya akan sangat merogoh kantong saku kita.
Maka tak salah kalau kita seharusnya menjauhi dari dua hal sebagaimana judul tulisan di atas. Judi online dan pinjaman online. Semoga saja kita semua dijauhkan dari penyakit tersebut. Semoga bermanfaat.
Salatiga, 28 Mei 2024
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar