Saya perhatikan bahwa Pemerintah Kota Salatiga kurang adil dalam membuat kebijakan. Hasil kebijakan itu kemudian dipraktikkan menjadi pembangunan kota. Namun, dalam praktiknya pembangunan tersebut kadang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh rakyat.
Bukan saya bermaksud keminter. Umpama ada yang menganggap bahwa saya keminter juga tidak masalah. Semua ini sudah menjadi hal biasa dalam kehidupan.
Pemerintah kadang aneh tatkala membuat kebijakan. Misalnya saja tatkala warga masyarakat menebang pohon di tepi jalan raya. Kadang masyarakat didenda oleh pemerintah dengan alasan membuat tidak nyaman lingkungan.
Tatkala pemerintah menebang pohon sendiri, dengan seenaknya saja. Alasannya karena utusan dari atasan akan pembangunan tata kota yang mau tak mau harus menebang beberapa pohon. Akibatnya, alam pun terasa panas, utamanya saat musim kemarau.
Di daerah Argomulyo, pemerintah baru saja membangun trotoar pinggir jalan raya. Memang setelah dibangun kelihatan lebih bagus dan bersih. Setiap pagi, dari Dinas Lingkungan Hidup selalu saja membersihkan trotoar tersebut. Hasilnya pun membuat pemandangan menjadi semakin indah.
Akan tetapi, banyak warga masyarakat yang merasa resah karenanya. Banyak warga masyarakat yang merasa kepanasan saat siang hari. Kalau pagi dan sore hari mungkin tidak terlalu terasa.
Pohon besar banyak yang ditebang. Anehnya, pemerintah tatkala membangun juga tidak mengganti atau menanam pohon yang baru. Argomulyo yang dulu kelihatan rindang, sekarang terlihat dan terasa panas.
Bagi saya, pemerintah juga kurang adil tatkala membangun tata kota. Di daerah Ngawen, misalnya, trotoar dibangun dengan sedemikian bagus. Trotoar pun dibangun dengan menggunakan keramik. Kanan dan kiri jalan pun diberikan pohon penghijauan.
Giliran di Argomulyo, ternyata sangat jauh berbeda. Trotoar dibangun hanya dengan menggunakan paving. Pavingnya pun juga tidak disemen sehingga tidak kuat. Ketika ada orang lewat pun sangat mudah bergerak. Lebih ironisnya lagi, kanan dan kiri jalan pun tidak ditanami pohon penghijauan.
Pemerintah seharusnya bersikap adil terhadap masyarakat. Kalau di tengah kota bagus, di pinggiran seharusnya juga bagus. Warga masyarakat semuanya membayar pajak yang itu tidak pandang bulu. Pemerintah Kota Salatiga seharusnya juga memperlakukan perlakuan yang sama kepada rakyatnya. Termasuk di dalamnya adalah dalam hal pembangunan tata kota. Semoga bermanfaat.
Salatiga, 1 April 2024

Komentar
Posting Komentar