Langsung ke konten utama

Manfaat Daun Sirih



Memperbincangkan banyak ayam yang mati secara mendadak, saya jadi teringat ketika masih berada di kampung halaman. Dulu, sewaktu SMP, pekerjaan sampingan saya adalah beternak ayam. Ayamku cukup banyak, sekitar 50-an ekor. 


Orang tuaku kaget. Bagaimana tidak? Ayam yang awal mulanya hanya satu ekor, akhirnya beranak-pinak menjadi sebanyak itu. Uniknya lagi ayam tersebut awal mulanya nemu di sungai. 


Saya waktu itu mandi di sungai pada waktu sore hari. Menjelang pulang, ternyata hujan. Saat hujan itulah saya menemukan ayam yang sedang "pasrah" bersama lajunya air. Ayam tersebut kemudian saya bawa pulang. 


Ayam itu kemudian saya taruh di dalam kandang. Itupun kandang meminjam tetangga. Saya berpikir, siapa tau nanti ada dari tetangga sebelah yang mencari ayamnya yang hilang. Setelah satu minggu saya kurung, ternyata tidak ada yang mencarinya. 


Saya berpikir, bahwa mendapatkan rezeki dari Tuhan. Ayam tersebut saya rawat dan kemudian menjadi sangat banyak. Saya pun agak kuwalahan dalam memberi makan karena semakin banyak ayam maka semakin banyak pula dalam membeli bekatul. 


Suatu waktu ayamku banyak yang mati mendadak. Tetanggaku pun juga sama. Dalam istilah warga kampung, biasa menyebutnya dengan istilah pageblug. Mungkin mirip seperti corona. Hanya saja corona lebih menyerang manusia. 


Dalam setahun, tidak dapat dipungkiri pasti ada penyakit tersebut. Banyak ayam yang mati secara mendadak. Sampai-sampai ada ayam yang tidak bergerak ketika sedang mengerami telur. Saya curiga. Ayam tersebut kemudian saya angkat, eh ternyata sudah meninggal. Matanya masih terbuka namun ternyata nyawanya sudah tiada. 


Ayamku tinggal sedikit karena banyak yang mati. Saya pun bingung waktu itu. Tiba-tiba ada seorang teman tetangga desa yang memberikan sebuah resep. Ia berpesan, agar setiap seminggu sekali merebus daun sirih. Air daun sirih ditunggu sampai tidak panas, setelah itu disiramkan kepada kandang ayam, terutama bagian yang dekat dengan kotoran. 


Pesan tersebut saya jalankan. Alhamdulillah banyak jodohnya. Perlahan ayamku menjadi bertambah banyak lagi. Dulu hampir putus asa, kemudian akhirnya bangkit lagi. Dulu hampir punah, akhirnya semakin bertambah banyak. 


Itulah secuil manfaat daun sirih. Selain bisa menjadi obat gatal, ternyata juga bisa menjadi penangkal, menjadi obat antibiotik untuk ayam. Siapa saja boleh mencoba resep ini. Semoga memberikan banyak manfaat kepada khalayak luas. 


Salatiga, 15 Januari 2024

Komentar

Artikel Populer

Internet dan Budaya Srawung

sumber gambar: hipwee.com Gambar di atas merupakan contoh bagaimana yang seharusnya kita lakukan saat ini. Selain degradasi moral yang semakin menurun, sikap individualisme di dalam masyarakat tampaknya juga sudah semakin meningkat. Kalau dulu sikap seperti itu banyak dilakukan oleh orang kota, saat ini orang desa sudah banyak yang terkontaminasi. Sehingga jangan kaget umpama melihat orang desa yang sudah mulai sedikit tidak memperhatikan tetangga sekitarnya.  Saya melihat gambar seperti di atas sudah sekitar tiga kali. Dan itu semua berada di wilayah Kabupaten Semarang. Pertama di daerah Kec. Banyubiru, Pabelan dan terakhir Tuntang. Oleh karena saya ketika pergi kadang tidak membawa HP, sehingga belum sempat memotret gambar tersebut. Tidak masalah, melalui dunia maya juga sudah cukup banyak gambarnya. Dan gambar di dalam tulisan ini merupakan salah satu contohnya.  Salah satu yang menjadi faktor penyebab meredupnya budaya srawung adalah dunia maya. Dunia may...

Komentar Ilmiah

Belum lama ini, blog pribadi saya dikunci oleh akun blogger . Saya pun tidak bisa membukanya. Saya kemudian membuka alamat email. Di dalam email tersebut saya mendapat email resmi dari blogger mengenai "kesalahan" dalam menggunakan blog. Tulisan saya dianggap terlalu membuat kontroversi.  Saya pun kemudian mengirimkan email kembali kepada blogger bagaimana cara agar blog saya bisa dibuka. Tidak lama kemudian blogger mengirimkan balasan email. Intinya, agar apa yang saya tulis tidak mengandung konten-konten yang sekiranya menimbulkan keresahan di dalam masyarakat.  Saya pun berterima kasih kepada blogger. Semua ada hikmahnya. Barangkali ini adalah teguran agar saya berhati-hati dalam menulis. Menulis tetap menulis, yang penting jangan terlalu membuat resah, kontroversial atau yang sekiranya membuat gaduh di dalam masyarakat.  Namun demikian, saya kadang bertanya-tanya di dalam hati. Dalam email tersebut ternyata ada seorang pembaca yang melaporkan kepada blogger mengenai t...

Saparan: Antara Orang Kaya dan Miskin

Beberapa waktu yang lalu, saya mengunjungi acara saparan di Desa Tajuk Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Pengunjungnya sangat banyak. Para pedagang juga banyak yang berlalu-lalang, ikut meramaikan acara tersebut sembari mencari uang.  Jika melihat acara saparan , paling tidak di sana terdapat beberapa kesenian daerah. Ada kuda lumping, karnaval desa, bersih desa dan lain sebagainya. Bila uangnya warga masyarakat memungkinkan, biasanya menyelenggarakan wayang kulit. Bila uangnya dalam jumlah sedikit, biasanya hanya menyelenggarakan kuda lumping atau reog lokal. Yang jelas, tradisi saparan harus tetap dijaga. Jika tidak dijaga, maka bisa jadi sejarah akan hilang. Sejarah hanya akan menjadi dongeng belaka. Sejarah akan menjadi hilang oleh karena tidak ada bekas atau tidak ada jejak fisiknya. Jika mencermati acara saparan , maka di sana antara orang miskin dan orang kaya tidak ada bedanya. Semuanya setara. Semuanya mengeluarkan makanan, yang kemudian dimakan oleh para...

Gila Disebabkan HP

sumber gambar: detiknews.com Melihat realitas zaman sekarang, yang namanya HP tentunya sudah menjadi kebutuhan. Siapa yang tidak mempunyai HP, kadang akan ketinggalan. Misalnya informasi sebuah RT, sudah cukup banyak yang menggunakan WA. Sehingga siapa yang tidak memilikinya maka akan  ketinggalan informasi.  Namun dari itu, penggunaan HP yang tidak digunakan sebagaimana mestinya tentu akan berakibat kurang baik. Yang dihati-hati saja kadang masih berakibat kurang baik, maka apalagi kalau kita tidak berhati-hati? Sadar atau tidak, bisa jadi HP adalah salah satu media yang digunakan oleh asing untuk menjajah bangsa ini.  Bila mencermati lingkungan, tampaknya anak kecil yang sering memukuli orang tuanya semakin hari semakin bertambah banyak. Hal yang seperti itu tampaknya sudah bukan merupakan hal yang tabu. Mengapa hal itu dapat terjadi? Salah satunya disebabkan karena HP android, utamanya yang berbasis  game   online .  Anak kecil zaman da...

Tradisi Mencari Batu di Sungai

sumber gambar : pixabay.com Dulu, sewaktu masih SD, saya sering diajak almarhum Bapak ke sungai. Sekembalinya dari sungai, saya disuruh membawa sebuah batu hitam yang kemudian dibawa ke rumah. Sedangkan Bapak, kadang membawa satu ember pasir, kadang pula membawa sebuah batu.  Kegiatan tersebut merupakan sesuatu yang lazim, yang biasa dilakukan oleh warga masyarakat. Oleh karena sudah lazim, maka menjalankannya terasa tidak begitu berat. Selain itu, antara tetangga yang satu dan lainnya pun tidak mempunyai rasa malu. Prinsip mereka hanya satu, yakni mencari pasir atau batu kali.  Saya sejak kecil sebenarnya sudah paham bahwa apa yang dilakukan oleh warga masyarakat sesungguhnya ingin membuat rumah yang terbuat dari semen dan batu kali. Maklum, ketika itu sebagian besar masyarakat masih menggunakan kayu sebagai bahan utama. Sementara untuk bagian lantai masih beralaskan tanah.  Dulu yang namanya rumah kayu merupakan hal yang biasa. Biaya pemb...