![]() |
| ilustrasi : suara.com |
Mendengarkan kabar di dunia maya mengenai masalah rencana pelegalan miras oleh pemerintah pusat, saya kemudian berpikir, akankah generasi muda menjadi semakin rusak? Jika miras dilegalkan secara bebas, apa manfaatnya bagi bangsa ini?
Bagi orang yang agamis (Islam) minuman keras hukumnya haram. Oleh karena haram, maka umat Islam tidak boleh mengkonsumsi miras. Siapa yang mengkonsumsi akan mendapatkan dosa.
Bagi saya, tidak usah muluk-muluk memandang dari sisi agama. Dari perspektif akal saja minuman keras sudah tidak sehat. Terbuat dari makanan yang busuk serta dicampur alkohol, membuat miras itu tidak memberikan manfaat bagi tubuh. Kalau makanan dan minuman yang sehat saja masih banyak, ngapain mengkonsumsi yang tidak sehat?
Dalam perspektif psikologi, apa yang dimakan akan berpengaruh terhadap fisik dan bahkan karakter. Orang yang senang mengkonsumsi daging anjing misalnya, hampir bisa dipastikan akan mempunyai watak yang keras.
Begitu pula dampak negatifnya. Misalnya orang senang mengkonsumsi daging babi, maka jelas akan sangat membahayakan bagi tubuh. Cacing pita yang terkandung di dalamnya sangat membahayakan bagi siapa saja yang mengkonsumsinya.
Masih ada lagi dampak negatif lainnya. Orang senang mengkonsumsi miras misalnya, akan membuat usus menjadi semakin cepat membesar. Dari pembesaran itulah akhirnya membuat perut menjadi semakin besar. Perut yang sebenarnya juga ada lubang untuk udara, akhirnya menjadi sempit gara-gara usut cepat membesar. Dampaknya, sudah barang tentu mendatangkan berbagai macam penyakit.
Semoga pemerintah pusat sadar dan mau mendengarkan para ulama. Memberantas narkoba dengan melegalkan miras sama artinya melakukan pekerjaan yang sia-sia. Awal mula narkoba biasanya dimulai dari miras. Miras yang semakin merajalela jelas akan merusak generasi muda bangsa ini.
Semoga pemerintah pusat menggagalkan wacana untuk melegalkan peredaran miras. Kalau pemerintah tetap bersikeras, bangsa ini mau dibawa kemana? Semoga bermanfaat.
Salatiga, 3 Maret 2018

Komentar
Posting Komentar