![]() |
| sumber gambar : kompas |
Banyak orang beranggapan bahwa almarhum Gus Dur adalah orang yang nyleneh. Orang beranggapan seperti itu tidak menjadi masalah dan sah-sah saja. Ungkapan "gitu aja kok repot" seakan menjadi ciri khas beliau yang tidak bisa dilupakan warga masyarakat Indonesia. Justru, dari kenyelenehannya tersebut beliau semakin dikenal luas oleh penduduk di muka bumi.
Di saat Menteri Sosial, Juliari Batubara ditangkap KPK, saya jadi teringat gebrakan yang pernah dilakukan Gus Dur. Juliari Batubara ditangkap KPK dalam kasus pengadaan dana bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19. Korupsinya pun tidak sedikit, mencapai 17 miliar. Ia ditangkap dalam acara Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK.
Dulu Gus Dur pernah membubarkan Departemen (sekarang Kementerian) Penerangan dan Departemen Sosial. Alasan Gus Dur karena kedua Departemen tersebut merupakan lembaga yang tingkat korupsinya sangat memprihatikan.
Gus Dur pernah dipanggil televisi swasta dalam acara Kick Andy. Dalam acara tersebut, Gus Dur mengungkapkan dengan istilah tikus bagi pelaku koruptor. "Kalau membunuh tikus kan gak perlu membakar lumbungnya," kata Andi, selaku pembawa acara. Gus Dur pun menjawabnya dengan kalimat sederhana, "Karena tikusnya sudah menguasai lumbungnya." Tertawa pun diikuti oleh para penonton studio.
Namun, entah karena mengapa, selepas Gus Dur purna menjabat sebagai Presiden ternyata salah satu dari dua Kementerian tersebut akhirnya diaktifkan kembali. Kementerian Sosial akhirnya sekarang dibuka lagi. Sedangkan Departemen Penerangan masih utuh yaitu tetap ditiadakan. Seorang Presiden memang mempunyai hak prerogatif, yang itu tidak dimiliki oleh setiap orang.
Begitulah kasus korupsi di negeri ini. Hari kemarin ada yang tertangkap KPK misalnya, belum selesai urusannya, hari ini sudah ada yang tertangkap lagi. Begitu pula seterusnya. Bila melihat kasus korupsi di negeri ini, rasanya masih sangat jauh untuk bisa dibersihkan secara tuntas.
Dari secuil kisah tersebut menggambarkan bahwa apa yang telah diucapkan Gus Dur adalah sesuatu yang benar dan tidak mengada-ada. Dari kisah ini pula tampaknya Presiden tidak ada salahnya jika mengikuti jejak apa yang sudah dilakukan Gus Dur, yakni membubarkan Kementerian Sosial kembali. Salam.
Salatiga, 7 Desember 2020

Komentar
Posting Komentar